Home
merupakan sebuah film dokumenter yang menceritakan tentang keadaan planet sebagai tempat tinggal kita, yaitu Bumi. Film
tersebut sangat menginspirasi saya sebagai mahasiswa Pendidikan Biologi untuk
mengenal lebih mendalam tentang seluk beluk rumah yang kita tempati sejak lahir
ini. Alur cerita dibawakan dengan apik dan mengusung tema mengenai korelasi
antara semua organisme dengan lingkungannya yang memiliki hubungan sangat rumit
namun sangat mempengaruhi keseimbangan satu sama lain. Hal tersebut membuat
tidak ada satu pun organisme yang dapat berdiri sendiri. Berikut ini uraian singkat mengenai isi film
yang sangat menyentuh hati saya:
Pada awalnya bumi
merupakan gunung-gunung vulkanis yang terlihat sangat panas dan tidak bernyawa.
Namun, ditemukan satu titik yang merupakan awal mula kehidupan berwarna hijau
dan bersel satu dari mata air di tepi vulkanis. Organisme bersel satu inilah
yang memiliki arti dan peranan penting dalam proses evolusi yaitu dengan
melakukan fotosintesis. Dengan fotosintesis maka organisme ini mampu
menghasilkan tenaga untuk memperbanyak dirinya, selain itu juga menghasilkan
Oksigen yang kemudian dapat membentuk lapisan-lapisan atmosfer bumi.
Seterusnya kehidupan
ini berkembang, sehingga muncul air dan pepohonan. Air merupakan benda ajaib
yang dapat membentuk suatu siklus dan jumlahnya akan selalu tetap sama walaupun
dalam wujud yang berbeda. Dan, semua elemen terhubung sehingga membentuk
keseimbangan yang menakjubkan. Pohon-pohon tumbuh dengan perlahan tetapi pasti,
menjulang tinggi menuju cahaya matahari dan melawan gravitasi bumi. Sungguh
luar biasa. Kehidupan masih merupakan misteri hingga pada saatnya muncul
hewan-hewan di air, di darat dan di laut.
Saat itu setiap spesies
memiliki tugasnya masing-masing untuk menjaga keseimbangan dunia. Adanya
peristiwa makan-dimakan. Semuanya bersatu membentuk keseimbangan yang bisa
dikatakan ‘wow’. Hinga pada saatnya kaum-kaum sebangsaku datang dan merubah
banyak tatanan kehidupan di bumi. Iya, kami adalah manusia. Meskipun kami lemah
tapi kami mampu menjadi penguasa segala hewan dan pepohonan yang sudah ada
terlebih dahulu. Berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya untuk dapat
menguasai bumi, tentu saja dengan akal yang kami miliki. Awalnya kami sangat
bergantung pada alam, namun lama-kelamaan kami mampu menaklukkan alam.
Kami adalah pencetus
adanya peradaban. Menggagas revolusi pertanian, hingga menemukan minyak yang
menjadikan peradaban kami berubah menjadi lebih cepat. Dari waktu ke waktu bumi
berkembang begitu cepat dengan adanya bangunan-bangunan pencakar langit, adanya
industri-industri besar, dan tentunya banyak akibat yang ditimbulkan oleh
kaumku terhadap bumi. Kekurangan air bersih, kelaparan, dan yang lebih
mengkhawatirkan adalah krisis energi, terlebih listrik.
Adanya ketidakseimbangan
dalam pengelolaan air, energi dan bahan
makanan pada akhirnya akan menimbulkan dampak yang lebih besar lagi, seperti
Global Warming dan Krisis Karbon. Kota-kota di dunia mendapatkan sorotan dalam
menyumbangkan permasalahan lingkungan ini, seperti New York, Los Angeles,
Mumbai, India, Tokyo, Dubai, bahkan Indonesia di pulau Kalimantan. Dengan
dihilangkannya hutan-hutan besar sebagai penyumbang Oksigen dan digantikan
dengan lahan pertanian dan peternakan, saat ini Bumi menjadi lebih panas karena
Oksigen yang dihasilkan tidak sebanyak dahulu lagi. Akal budi yang yang kami
miliki membuat bumi sebagai rumah kami lebih sengsara. Belum lagi melelehnya
gunung-gunung es yang dapat juga menaikkan tinggi permukaan laut dan
berkurangnya daratan, mengubah pola cuaca yang semakin sulit diprediksi.
Apabila tindakan-tindakan eksploitasi tidak dirampungkan dan diimbangi dengan
upaya pelestarian liungkungan maka evolusi bumi dimasa yang akan datang akan
sangat berbeda. Mungkin bumi menjadi sangat panas, terjadi kekeringan di
berbagai tempat namun juga terjadi banjir di tempat yang lain. Mengenaskan
kalau saya bilang.
Home
menampilkan fakta-fakta dari terbentuknya bumi hingga saat ini dan memiliki
makna yang positif bagi kami. Film ini mengajak kita untuk bersahabat dengan
lingkungan tempat hidup kita, tidak melulu melakukan eksploitasi tetapi juga
memelihara dan menjaga keseimbangan lingkungan. Semoga anda tertarik untuk
menjaga lingkungan dengan hal-hal kecil positif yang dapat anda lakukan supaya
tempat tinggal kita ini tersenyum dan kita pun bahagia. -kareninaully-
Sumber Inspirasi:
Gambar dari:
